Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2015

Hidup dengan (Cara) Sehat Kok Sulit Sih?

Gambar
Buku saya, Kedahsyatan Terapi Enzim (2014) Beberapa kali saya bertemu teman yang mengeluh mengidap penyakit tertentu. Dari mulai obrolan ala emak-emak gaya, yang meributkan penuaan dini dengan kerutan kecil di sudut mata, sampai indeks gula darah yang menjulang tinggi. Ok, saya bukan seorang praktisi kesehatan tentu saja, tapi cuma ingin dan bercita-cita hidup sehat. Beberapa waktu lalu saya sempat heboh memosting foto menu makan saya yang agak aneh. Yah, untuk ukuran teman-teman sih memang aneh ya. Lha wong sayurnya nggak dimasak tapi buanyak banget sampai saya capek mengunyah. Jadilah perdebatan ini dan itu. Padahal menurut saya, sebaiknya memang walaupun tidak kontinue kita bisa kok memulai hidup sehat setahap demi setahap. Yah, saya sangat pemula, walaupun pernah membuat beberapa buku kesehatan termasuk Terapi Enzim mengutip dari Dr. Hiromi Shinya dan ilmuwan-ilmuwan lain yang menemukan terapi itu jauh sebelum Dr. Shinya mempopulerkannya. Terapi enzim seingat saya meru...

Jalan Kaki ke Kantor, Yuuk!

Gambar
Jalan itu sehat sumber gambar.intisari-online.  com  Sejak dulu pingin banget bisa jalan kaki ke kantor (baca: sekolah). Tapi, berhubung sudah ada yang mengantar dan baik hati tidak sombong (my Hubby), jadilah acara sehat dan bermartabat ini tinggal kenangan. Sekarang, karena jadwal Hubby sudah sibuk. Jadi harus tahu diri lah. Nah, saat anak-anak sudah pada (mau) masuk sekolah, sang emak yang semakin dewasa (menghindari kata menua) ingin hidup sehat sejahtera dengan sederhana. Apalagi kalau nggak ingin jalan kaki, sebab mau nge-gym rasanya nggak mungkin. Secara di kota kecil indah tempat saya dilahirkan ini, gym sangat jarang. Ada sih, ramai pula, dan banyak cowoknya. Mau beli treadmill takut jadi mainan Afghan sayang yang masih hobi manjat-manjat.  Mau ikutan aerobic-nya nyonya-nyonya muda kayaknya nggak mungkin banget, sebab selain jadwalnya heboh. Juga ogah lah terikat waktu. *alesan banget yak. Nah, gimana kalau jalan kaki saja? Toh, sekarang belum se...