Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2015

Mencari-(kan) Jodoh Sesulit Menemukan Jarum dalam Jerami

Gambar
Sudah beberapa kali ini, suami saya bercerita dengan mimik sedih. Yap, edisi mencomblangkan ikhwan yang cukup umur (kalau tidak mau dikatakan agak tua :D) dengan akhwat yang cukup matang berumah tangga gagal di tengah jalan. Ada saja alasannya. Terkadang, pihak ikhwan merasa kalau si akhwat kurang cantik (laah, hari gini masih ada yak?), ataupun akhwat yang merasa kalau si ikhwan yang datang kurang mapan dan tidak (terlihat) sholeh. Begitulah lika-likunya. Semakin matang usia para pencari jodoh ini, maka semakin rumit juga rumusnya. Entahlah, saya yang bukan comblangers saja, bisa menyimpulkan begitu. Yah, mungkin ini sifatnya subjektif. Tapi, suami yang sudah berpengalaman (anggap saja sudah bertahun-tahun) mempertemukan dua insan dalam mahligai cinta ini pun akhirnya seringkali angkat tangan. Pernah, seorang ikhwan yang cukup umur (hampir berusia 40 tahun), dipanasi-panasi oleh suami saya agar segera memilih pendamping. Dia, si ikhwan ini, sudah bekerja, memiliki pe...

Menjadi Ibu Rumah Tangga Produktif

Gambar
Bagi sebagian orang, aktivitas ibu rumah tangga (IRT)—yang banyak berada di ranah domestik—tidaklah keren dan ‘berkelas.’ Bagaimana bisa keren, lha wong setiap hari cuma mengurusi area dapur, anak, dan segala tetek bengeknya? Setidaknya inilah yang dirasakan oleh sebagian besar ibu rumah tangga.   “Saya cuma ibu rumah tangga saja,” katanya setiap kali ditanya apa profesinya. Dengan nada rendah, dan intonasi suara yang sama sekali tak berwarna. “Setiap hari sih, kerjaan saya cuma ngurus anak sama suami,” ucap Rani (35 tahun) dengan malu-malu. “Malu kadang. Jadi perempuan kok tidak produktif,” komentar Nila (40 tahun) di lain kesempatan. Apalagi jika julukan IRT ini ditambahkan dengan kata ‘murni.’ Ya, ibu rumah tangga murni yang kegiatannya benar-benar terpusat seluruhnya di rumah. Padahal, menurut sebagian orang aktivitas ibu rumah tangga ini bisa digantikan dengan menggaji asisten sekian ratus ribu rupiah hingga sejuta lebih. Rasa tak berdaya tersebut, akan semakin...

Ketika Cinta Mulai Memudar

Gambar
Cinta bukan masalah biasa Setelah tujuh tahun berumah tangga, Susan (32 tahun) merasa pernikahannya tak seindah bayangannya selama ini. Dahulu, sebelum menikah, rasa cintanya begitu menggebu. Pun tatkala akad dilaksanakan, dadanya berdebar-debar kencang. Saat itu Susan mengaku menjadi wanita yang paling bahagia. Namun, hari berganti hari. Bulan merambat menjadi tahun. Kenyataan pun menjelma di depan mata. Berbagai masalah pun bermunculan. Kesalahpahaman dengan suami. Masalah tekanan ekonomi. Kejenuhan dengan rutinitas yang itu-itu saja. Hingga penghargaan yang didapat dari suami dirasa kurang. Ketidakjujuran yang terungkap. Semua ini mengakibatkan hubungan pun menjadi renggang. Cinta pada pasangan pun akhirnya berada pada titik nadir yang memprihatinkan. Siapapun tidak ingin rumah tangganya hancur berantakan. Tetapi, terkadang hal ini muncul begitu saja. Padahal, kesiapan suami dan istri belumlah mencukupi. Rumah tangga yang sakinah pun rasanya masih jauh dari harapan. Lal...

Semakin Mesra di Bulan Mulia

Gambar
  Ramadhan telah datang. Tamu agung itu mengetuk pintu reyot rumah kita yang mungkin nyaris ambruk senja itu. Menawarkan hidangan lezat di sebuah nampan bernama hikmah. Puasa, Shalat Tarawih, tilawah, i’tikaf, hingga zakat, adalah secuil menu di atasnya. Akankah hidangan lezat ini kita santap bersama keluarga?    Lain Dulu, Lain Sekarang Ada yang berbeda dengan Ramadhan di era digital ini. Jika dahulu, di masa belum penuh dengan gadget yang menawarkan seabrek aplikasi agar pengguna eksis di dunia maya, acara berbuka tampak hangat dan mesra. Hidangan dikelilingi oleh wajah-wajah bersyukur karena adzan telah berkumandang. Puasa hari itu telah tuntas. Saling sapa, saling tegur, bahkan melempar senyum sekaligus candaan. Disusul dengan kebersamaan untuk melaksanakan  shalat wajib dan tarawih. Tilawah berkumandang hingga malam di sudut-sudut mushallah. Dini hari, aggota keluarga saling membangunkan. Menyantap hidangan dipenuhi kehangatan dan energy Ramadhan. Su...

Jangan Menyerah, Allah lah yang Akan Menolong dan Mengajarimu untuk Bangkit

Gambar
Pernahkah kita merasa bahwa dunia begitu gelap? Warna-warni indah yang biasa kita sentuh, saat itu sirna. Berubah menjadi hitam pekat. Seperti tidak ada cahaya. Layaknya kegelapan panjang yang tanpa batas. Saat itu hari sudah senja. Saya, dan beberapa siswa sengaja berkunjung ke sebuah rumah. Rumah itu tidak jauh dari sekolah, cukup dekat. Sehingga kami sepakat untuk berjalan kaki. Sesampainya di sana, saya melihat banyak orang berkerumun di depan pintu. Sepeda-sepeda tampak berjubel tak tertata rapi di halaman. Ada sebuah mobil Avanza mencolok terpakir di sisi rumah. Saya menarik tangan siswa saya--namanya Uswatun--untuk masuk ke dalam rumah itu. Pemandangan yang tampak sudah sangat memilukan hati. Seorang gadis berkerudung, berusia sekitar 15 tahun, mencium tangan saya. Di matanya, saya masih menangkap genangan air mata.  Kemarin malam, berita duka itu saya terima. Dalila, seorang siswa di kelas saya, mendapatkan musibah. Rumahnya terbakar. Orang tuanya selamat begi...

Bangun Keluarga Cinta Qur'an, Mulai Sekarang!

Gambar
Khusyuk karena cinta terhadap Al-Qur'an     Abraham Harold Maslow--psikolog terkenal dunia--pernah memasukkan keamanan sebagai faktor terpenting dalam piramida kebutuhan manusia, setelah tercukupinya kebutuhan fisiologis. Tanpa keamanan, rasanya mustahil mewujudkan keluarga yang harmonis, penuh cinta, dan mampu mendorong anggota keluarganya untuk aktualisasi diri. Namun, teori ini ambruk di hadapan anak-anak Gaza. Bagaimana tidak?       Sejak kecil, anak-anak Gaza dididik untuk berinteraksi dengan Al Qur'an. Dimulai dari keluarga, dan difasilitasi oleh pemerintah, anak-anak ini tersebar dalam ratusan pusat penghafal tahfidz Qur'an yang ada di seluruh jalur Gaza. Program Generasi Qur'an untuk Al Aqsha ini sukses mencetak 870 anak penghafal 30 Juzz Al Qur'an (pada tahun 2010 kemudian terus meningkat hingga tahun 2015, hingga Gaza dikenal sebagai daerah pencetak penghafal Al-Qur'an paling tinggi di dunia). Sementara puluhan ribu anak yang la...