Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2016

Cara Jitu Mengirimkan Naskah ke Penerbit

Gambar
Mengirimkan naskah ke penerbit adalah langkah mainstream yang kekinian untuk menerbitkan naskah. Kenapa saya sebut mainstream ? Langkah ini adalah hal yang seharusnya diketahui oleh penulis maupun calon penulis. Hal yang sudah jamak. Sudah biasa sebenarnya. Ada yang sukses menggaet hati penerbit. Namun, sayangnya banyak pula yang gagal. Alih-alih diterbitkan, malah hanya dicuekin tanpa balasan. Jadi, kenapa banyak penulis yang gagal mengirim naskah untuk diperhatikan editor? Meskipun santai, asal tidak lalai. (Foto Pixabay) Ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan saat kamu ingin mengirimkan naskah ke penerbit. Walaupun, sudah berulangkali artikel semacam ini bertebaran di internet, toh lagi-lagi banyak pula yang kurang hati-hati dalam mengirim naskah. Baik, saya dulu pun demikian. Mengirim naskah tanpa tahu aturan dan sebagainya. Hasilnya? Nggak ada balasan, Kakak. Ditoleh saja tidak, apalagi masuk seleksi editor untuk dipertimbangkan. Apakah sa...

Memahami Padanan Makna dalam Penerjemahan

Gambar
Pernahkah Anda membaca hasil terjemahan namun merasa susah mencerna setiap kalimat yang disajikan? Entah itu terjemahan novel, buku nonfiksi, ataupun makalah penelitian? Foto ilustrasi Pixabay Seringkali, hal yang membuat hasil terjemahan sangat sulit dipahami hingga kadang terjadi distorsi makna adalah sikap penerjemah sebagai perantara pemadanan makna. Sikap penerjemah terhadap bentuk struktur luar ( surface structure ) bahasa sumber dan struktur dalam ( deep structure- nya) berbeda.  Ada yang mati-matian ‘setia’ dengan struktur luar sekaligus struktur dalam bahasa sumber. Ada yang proporsional memahami bahwa struktur bisa berubah karena karakter tiap bahasa berbeda, namun berusaha mempertahankan makna bahasa sumber (Bsu) semaksimal mungkin ke dalam bahasa sasaran (Bsa). Kita pun kemudian mengenal hasil terjemah harfiah, terjemah setia, terjemah makna, dan terjemah kontekstual. Idealnya, penerjemah berusaha mengubah struktur luar ( surface structure ) ...

Pengalaman Menulis Skripsi dengan Tema Penerjemahan

Gambar
Kebutuhan menerjemahkan buku bukanlah tanda keterbelakangan, justru sebaliknya, tanda keterbukaan, kegiatan hendak ikut serta dalam tukar menukar informasi. (Hartoko) Beberapa bulan ini saya disibukkan dengan tugas baru untuk menyunting naskah terjemahan bahasa Arab ke bahasa Indonesia oleh salah satu penerbit terkemuka di tanah air. Sudah belasan mungkin puluhan naskah yang saya sunting sejak awal tahun hingga bulan ini.  Dengan tenggat waktu yang padat, namun dengan penghargaan yang luar biasa dari penerbit, saya bisa bekerja dengan cepat. Biasanya untuk urusan naskah dan lain-lain saya agak perfeksionis sehingga hal ini membuat deadline bisa molor hingga kesekian hari.  Padahal, diselingi dengan drama melahirkan dan menyusui juga di bulan Juni. Tapi, hobi yang dibayar memang bukanlah suatu hal yang berat untuk dilakukan. Layaknya kita minum atau makan, menyunting naskah atau menulis merupakan napas bagi penulis. Kebutuhannnya seperti candu yang perlu dipenuh...