Jika Suami ‘Pelit’ Apa yang Harus Dilakukan?
“Gimana yah, mau curhat temen-temen,” kata teman saya itu di sebuah grup Whatshapp. Grup ini adalah grup emak-emak banget, karena semuanya udah jadi emak kecuali beberapa saja yang kebetulan masih lajang. Grup khusus perempuan yang seru, sebab cuma di grup itu bisa nyamain visi, misi, orientasi politik ala emak-emak. Hehe. Kewajiban suami selain sebagai pemimpin adalah memberi nafkah yang baik. “Kalau suami agak pelit gimana yah? Kita sampai debat uang nafkah sama belanja itu yang mana. Kok, uang belanja ditanya-tanya buat apa saja. Kok bisa habis. Di kemanakan semua uangnya?” begitu kemudian tulisnya. Saya kaget dong. Tentu teman-teman saya yang lain. Sebab, jarang banget kita ngomongin urusan rumah tangga rame-rame. Paling-paling biasanya curhat ala jaringan pribadi. “Saya jadi pingin kerja saja kalau kayak gini. Ini kan uang belanja, campur juga sama uang kebutuhan sehari-hari. Udah diirit irit banget, tapi selalu dikatakan boros. Kan sakit hati a...